Ngobrol Bareng Rio Febrian “Love Is” di 100 Persen Indonesia

  • Single Memang Harus Pisah

Rio Febrian semakin matang dalam berkarir di industri musik. Setelah tahun lalu dia sukses meluncurkan album bertajuk “The Greatest Indonesian Love Songs,” yang menelurkan hit single “Kharisma Cinta” (duet dengan Margareth), kini Rio kembali menyapa publik melalui single terbaru “Memang Harus Pisah.” Lagu dengan genre pop ballad ini diciptakan oleh Alam Urbach dan diaransemen oleh Irwan Simanjutak alias Opung.

Lagu ini bercerita tentang seseorang yang akhirnya menyadari bahwa ia tidak berjodoh lagi dengan pasangannya dan rela untuk berpisah. Dari segi cerita memang mood lagu ini dibuat sedih, tetapi kesedihan ini lantas tidak menjadikan lagu ballad ini monoton. Dengan iringan piano yang ritmis, tempo lagu ini perlahan namun pasti naik. Hingga mencapai puncaknya pada bagian refrain. Klimaksnya pada bagian penutup ketika tempo lagu semakin cepat, dan musikpun beralih lebih progresif dan dinamis.

#Menangharuspisah menjadi sebuah pengingat bahwa sesungguhnya putus cinta bukan akhir segalanya. Karena berpisah untuk yang lebih baik justru memberikan makna positif.

  • Single Matahari

Ada cerita seru dibalik proses penggarapan single Matahari. Materi lagu ini dibuat saat Rio melakukan workshop di Swedia di bulan Oktober 2014. Memasuki minggu ke-2 di Swedia, Rio mulai kangen dengan suasana di tanah air. Kangen pada orang-orang terdekat dan kangen dengan suasana kehangatan negeri tropis. Maklum saat itu sudah masuk musim gugur, hawa terasa dingin, dan matahari jarang muncul. Suasana terasa gloomy. Suatu pagi, dia terbangun dan mendapati matahari bersinar cerah. Rio pun kegirangan. Matahari yang hanya muncul dalam hitungan satu jam saja itu mampu menginspirasi Rio untuk membuat komposisi lagu.

Rio berkolaborasi dengan Inu Numata dan produser swedia Gustav Efraimsson dalam menggarap musiknya. Saat itu Gustav memberikan masukan ingin membuat sisi lain dari Rio Febrian. Musiknya dikemas dengan nuansa akustik dan mengeksplorasi warna vokal Rio dengan suara falset. Rio yang selama ini dikenal dengan warna vokal Bariton ini mengaku tertantang.

 “Seru banget. Ini pertama kalinya saya nyanyi dengan pendekatan yang berbeda. Musiknya juga asyik. Lagunya easy listening, dengan isian gitar akustik, synthesizer, dan ada isian string livenya.”

Ketika musiknya sudah jadi, tinggal urusan penggarapan lirik. Rio mengaku energinya banyak terserap untuk menggarap musiknya, sehingga hanya sanggup membuat beberapa bait. Akhirnya ia menyerahkan urusan ini pada Mhala Numata.

“Karena perbedaan waktu 6 jam, Mhala saat itu saya telpon sudah tengah malam. Langsung saya tembak untuk membuat lirik dengan kata kunci matahari. Dan langsung minta jadi saat itu juga,” jelas Rio sambil tertawa.

Jadilah sebuah lirik lagu dengan tema classic love. Berkisah tentang cinta yang diibaratkan sebagai seseorang yang ditunggu-tunggu kedatangannya untuk menghangatkan kehidupan, layaknya matahari.  Simpel namun puitis dan langsung menyentuh hati.

  • Single Berdua

………..   Simak Ulasan Keseluruhan Single Single Rio Febrian yang dikemas dalam Album “Love Is” Selasa, 19 Mei 2015 Pukul 16.00 Bareng Vonny. Stay Tune Guys….

About Surya Pradana

Music Director, Website Administrator, Announcer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

− 4 = 5

x

Check Also

Untuk Mama dan Papa, Album “Cinta Luar Biasa” Ame Persembahkan Untuk Kalian Disana

Penyanyi pria asal kupang kelahiran 15 April 1997, akhirnya menelurkan album perdana setelah merilis 4 ...