Cinta Selamanya: Kisah Asmara yang Penuh dengan Ketulusan

Perempuan bernama Fira Basuki (Atiqah Hasiholan) bisa dibilang memiliki gambaran kehidupan yang ideal untuk perempuan modern. Cantik, pimpinan redaksi sebuah majalah ternama, dan memiliki apartemen yang mewah. Namun, di balik glamor kehidupannya itu ternyata Fira tak beruntung dalam soal asmara. Meski dikaruniai anak yang luar biasa bernama Syaza (Shaloom Razade), tapi ia gagal dalam pernikahan pertamanya.

Setelah bercerai, Fira lebih disibukkan dengan aktivitasnya sebagai pimpinan majalah. Dirinya juga tidak begitu sempat untuk memikirkan soal pendamping hidup yang baru. Tetapi, bukan berarti dirinya menutup diri dengan laki-laki. Jika ada waktu dan kesempatan, Fira sering mencoba jalan dengan laki-laki yang coba dijodohkan dengannnya oleh sahabat baiknya, Egi (Widi Mulia). Hanya saja, belum ada yang cocok di hati Fira.

Hingga akhirnya Fira bertemu dengan laki-laki bernama Hafez (Rio Dewanto). Laki-laki ini memiliki pendekatan dan perilaku yang unik untuk mendekati Fira dibanding yang lain. Tak ayal, Fira pun jatuh hati kepada Hafez dan mau menerima cintanya. Walaupun awalnya terbentur masalah umur Hafez yang lebih muda 11 tahun. Tak lama pacaran, mereka pun memutuskan untuk menikah. Namun ironisnya, tak lama setelahnya Hafez meninggal dunia.

Itulah beberapa penggalan cerita kunci dalam film terbaru karya sutradara muda Fajar Nugros yang berjudul Cinta Selamanya. Film yang diadaptasi dari kisah nyata dalam buku Fira dan Hafez karya Fira Basuki ini dapat dikatakan memiliki cerita yang unik dan cukup menyentuh. Selain karena diangkat dari kisah nyata, apa yang dialami Fira dan Hafez di kehidupan asli sangat mirip dengan kisah yang biasa dibuat dalam film.

Faktor itulah yang menjadi salah satu kekuatan film ini. Ketika menonton Cinta Selamanya Anda mungkin akan berpikir ‘ternyata ada ya kisah seperti ini di dunia nyata’. Bagaimana tidak, sosok Fira sebagai perempuan modern bisa menerima karakter Hafez yang bisa dibilang berbeda 180 derajat dengannya. Hafez adalah sosok laki-laki muda, sederhana, pecinta musik, tetapi tegas dalam bersikap. Ia berani menunjukkan jati dirinya di depan Fira tanpa takut gengsi untuk menunjukkan cinta tulusnya.

Terlebih lagi yang memerankan Fira dan Hafez adalah pasangan suami istri sesama aktor, Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto. Dua aktor papan atas Indonesia ini kembali menunjukkan, genre film drama cinta memang menjadi ‘makanan empuk’ bagi mereka. Atiqah dan Rio harus diakui berhasil dengan sangat baik memerankan Fira dan Hafez. Bagi Anda yang tahu Fira Basuki mungkin akan melihat ‘kloningannya’ saat melihat akting Atiqah Hasiholan.

Selain itu, yang juga membuat film ini terasa nyaman untuk ditonton adalah tidak banyaknya drama melelahkan yang ditampilkan oleh Fajar Nugros. Sutradara film Adriana (2013) lebih memilih untuk menampilkan murni kisah suka dan duka cinta Fira dan Hafez ketimbang menampilkan secara detil masalah-masalah berat yang mungkin Anda penasaran ingin tahu. Namun, hal itu justru membuat film ini memiliki kadar keharuan yang pas dan tidak dibuat-buat.

Namun, Anda juga tidak perlu khawatir untuk bosan, karena dari cerita cinta Fira dan Hafez ini juga banyak kelucuan yang mampu membuat Anda tersenyum hingga tertawa. Yang pasti, Anda akan merasakan keindahan dan ketulusan cinta dua anak manusia ketika menonton film Cinta Selamanya.

Penasaran dengan kisah lengkapnya? Bagaimana awalnya Fira dan Hafez bertemu? Seperti apa kisah pacaran mereka? dan Apa yang membuat Hafez meninggal dunia? Saksikan film Cinta Selamanya produksi Demi Istri Production mulai 30 April 2015.

Sumber : http://www.21cineplex.com

About Reza Permana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

47 − = 41

x

Check Also

Child Play (2019)

Child’s Play (2019)

Film Child’s Play kembali dengan karakter ikonisnya, boneka Chucky sang pembunuh. Franchise film ini memang ...