Live Interview Kartika Wang di 100 Persen Indonesia

Published On May 18, 2017 | By Surya Pradana | Music, Talkshow & Interview

Kartika wang, atau sering dikenal dengan nama Kartika ChenSing, sebenarnya memiliki nama asli Kartika Pertiwi. Putri dari pasangan Ardiantik Kusuma dan Mulijati Hadijanto ini telah mengenali semangat dan kecintaannya di dunia seni sejak masa kecilnya. Penyanyi yang pandai membawakan lagu dengan bahasa mandarin ini, lahir di Surabaya, 09 September 1990 dan merupakan anak keempat dari 6 bersaudara.

Kecintaannya pada dunia tarik suara membawanya untuk menyanyi mulai dari sebuah acara keluarga, hingga akhirnya berkembang menjadi seorang penyanyi di rana muka nasional. Kartika telah mengikuti dan memenangkan lebih dari 70 lomba menyanyi lagu umum dan lomba modelling mulai dari tingkat kota sampai provinsi, sejak ia masih dalam usia kanak-kanak. Prestasi pertama yang tak akan pernah ia lupakan adalah ketika ia meraih juara ketiga lomba menyanyi Auto 2000 pada tahun 1995 di Surabaya, yang pada saat itu Kartika tidak lebih dari seorang anak berusia 5 tahun. Selain menyanyi, Kartika juga telah meraih juara 1 se-provinsi Jawa Timur, dalam melukis desain poster untuk hari AIDS sedunia pada tahun 2006.

Prestasi luar biasa lain yang Kartika raih, ketika ia menjadi juara 1 wanita dan juara Favorit ChenSing Mandarin Singing Competition di Indosiar tahun 2007/2008 tingkat nasional yang diikuti oleh 12 kota besar di Indonesia. Menjalani karantina selama hampir 3 bulan di Cibubur, dan berkompetisi setiap hari sabtu di Britama Sport Mall, Kelapa Gading, Jakarta yang disiarkan Live di Indosiar.

Selain menyanyi, Kartika memiliki kegemaran dalam dunia acting dan seni tari. Dengan hobby itulah, Kartika mulai terjun dalam dunia seni peran. Hingga pada 17 Maret 2012, Kartika menjadi pemeran utama wanita dalam drama musikal “Cinta”, yang diselenggarakan oleh Komunitas Penyanyi Mandarin Indonesia. Semakin dijalani, dunia seni memang telah menjadi bagian penting dalam hidupnya. Hal ini membawa Kartika untuk ikut serta menjadi pemeran ensemble dalam drama musikal “Semut Merah Semut Hitam” oleh Eyang Titiek Puspa yang akan dipentaskan pada 15,16,17 juni 2012 di Theater Jakarta, Taman Ismail Marzuki.

Filosofi hidup yang selalu ia pegang yakni, “hidup adalah karma”. Apa yang terjadi selalu memiliki alasan, dan apa yang dilakukan selalu akan memberikan akibat.

Sumber:  kartikawang.wordpress.com/

 

Lyric : Aku Pasti Kembali by Kartika Wang

Waktu tlah tiba
Aku kan meninggalkan
Tinggalkan kamu
Tuk sementara

Kau dekap aku
Kau bilang jangan pergi
Tapi ku hanya dapat berkata

 Reff:

Aku hanya pergi tuk sementara
Bukan tuk meninggalkanmu selamanya

Ku pasti kan kembali pada dirimu
Tapi kau jangan nakal
Aku pasti kembali

Nǐ yǒngbàozhe wǒ
Yīzhí qīnwěn wǒ de liǎn
Yīzhí duì wǒ shuō

qǐng bùyào lí qù

Nǐ shuō de qínghuà,

shǐ wǒ shāngxīn bùyǐ
Dàn wǒ què zhǐ néng duì nǐ shuō zhè jù

 Reff

Xiāngxìn wǒ hěn ài nǐ, bùyào dānxīn

Zhè cì bùshì yǒngyuǎn yǒngyuǎn de fēnlí

Wǒ dāyìng yīdìng huì huí dào nǐ de shēnbiān

Dàn qǐng nǐ bùyào fàngqì

Wǒ yīdìng huì huílái de

Like this Article? Share it!

About The Author

Music Director, Website Administrator, Announcer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

75 + = 76